Surveillance Assesment Magister KPI

Print Friendly, PDF & Email

Untuk mempersembahkan pendidikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia, khususnya Jawa Tengah, IAIN Purwokerto terus mengejar poin maksimal dalam hal akreditasi. Dan pada hari ini (29/3) Pascasarjana IAIN Purwokerto Prodi KPI  kembali kedatangan tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) untuk melakukan penilaian pengamatan (surveillance assessment).

Dalam sambutannya pada tim asesor BAN PT, Rektor IAIN Purwokerto, Dr. H. A Luthfi Hamidi, M.Ag. mengemukakan bahwa IAIN Purwokerto melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) melakukan kegiatan untuk tetap menjaga keutuhan mutu IAIN pada umumnya dan Program Pascasarjana pada Khususnya. Hal ini diwujudkan dengan melakukan surveillance assesment Program Studi Magister KPI. “Selain itu terjadi peningkatan yang signifikan pada jumlah prodi pascasarjana serta sarjana yang terakreditasi serta jumlah dosen tetap dengan kualifikasi akademik doktor. Dorongan dari LPM dan pascasarjana juga makin memantapkan langkah Prodi S2 KPI untuk melakukan surveillance,” papar Luthfi.

 “Kami juga terus mendorong para dosen untuk membuat jurnal dan terindeks nasional maupun internasional, agar terus menembus level dunia,” tambah Luthfi.

Majelis Akreditasi BAN PT, Dr. Drs. Iwan Mulyawan, M.Si.  menegaskan bahwa akreditasi perguruan tinggi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dari BAN PT saja, namun juga seluruh sivitas akademika perguruan tinggi tersebut. Termasuk tenaga diktendik serta mahasiswa. “Surveillance assessment sendiri dilakukan jika terjadi ketidakpuasan dari perguruan tinggi tersebut, stakeholder, maupun majelis BAN PT sendiri. Sehingga kedatangan kami kesini adalah untuk melihat dan menilai kembali hal-hal yang perlu dievaluasi,” ungkap Iwan Mulyawan.

Dalam surveillance ini, Majelis Akreditasi BAN PT didampingi asesor lainnya, yakni Dr. H Ahmad Rifa’i, M.Phil dari Universitas Indonesia Negeri  (UIN) Sunan kalijaga Jogjakarta, Dr Suwandi Sumartias, M.Si  dari  Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung. (An)

Updated: April 2, 2018 — 11:05 am